Daihatsu Sigra Primadona Baru Dari Daihatsu


Daihatsu Sigra sebagai primadona baru menurut Daihatsu, pada Indonesia. MPV kecil ini menjadi mobil yg paling laku di orisinil pabrik berlambang D itu, dan menelikung sang ‘juara bertahan’ Daihatsu Xenia, yang kini berada di urutan ketiga setelah Grand Max Pickup.

Tidak dipungkiri bahwa Daihatsu Sigra pribadi merebut hati warga Indonesia menggunakan desain yg unik dan performa yang keren. Sigra lambat laun menerima kepercayaan berdasarkan warga Indonesia. Daihatsu Sigra dengan mesinnya yg lebih mini & hemat, dirasa lebih cocok untuk mobilitas sehari-hari, apalagi mereka yg lebih sering beranjak pada dalam kota. Taksi online pula menaruh donasi penjualan.

Dengan mesin yg lebih irit, Sigra dipandang cocok untuk dijadikan kapital bisnis. Bagaimanapun, jika Anda sedang mencari mobil pertama, Daihatsu Sigra & kembarannya, Toyota Calya, layak buat dipertimbangkan. Pilihan lainnya adalah Datsun Go+ Panca.

Seperti yang telah disinggung di atas, Daihatsu Sigra eksklusif sebagai primadona & didapuk menjadi tulang punggung Daihatsu mengalahkan Xenia yg dalam beberapa tahun terakhir sebagai tulang punggung Daihatsu.

Secara generik, data penjualan per-contoh Daihatsu sepanjang 2018, didominasi sang lima kontributor utama yakni Astra Daihatsu Sigra, Daihatsu Xenia, Gran Max Pick Up (GM PU), Astra Daihatsu Ayla dan Daihatsu Terios. Sigra tetap menjadi mobil terlaris dengan perolehan 11.810 unit atau 24 %, disusul Gran Max Pick Up (PU) pada urutan ke 2 sebesar 10.144 unit (21 %), dan Xenia sebesar 8.538 unit (18 persen). Selanjutnya, Terios menyusul menggunakan raihan 7.171 (15 persen), Ayla sebesar 5.874 unit (12 %), serta Gran Max Mini Bus (MB) 3.543 unit (7 persen). Daihatsu lainnya (Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen) berkontribusi total sebanyak 1.240 unit (tiga persen).

Hal ini tentu saja nir tanggal dari harga Daihatsu Sigra yang murah buat berukuran Small MPV.

Berhadiah Voucher Service Jika Inden Daihatsu Terios

Hal ini dilakukan terkait dengan saat indent all-new Daihatsu Terios kini sudah mencapai 3 bulan. Kondisi tersebut terbilang relatif lama sebagai akibatnya menciptakan ADM melakukan sebuah tindakan khusus agar pelanggan permanen setia menunggu mobil pesanannnya datang.

Salah satunya adalah memberikan voucher service buat pelanggan dengan waktu inden all-new Daihatsu Terios cukup lama . Dengan program ini dibutuhkan pelanggan nir akan berpindah ke APM lain.
“Jadi bagi pelanggan all-new Daihatsu Terios yg menunggu sampai satu bulan, maka Ia berhak buat menerima voucher service senilai Rp 1 juta. Sedangkan buat yang menunggu dua bulan, Ia berhak buat mendapatkan voucher service senilai Rp 2 juta. Sementara untuk yg menunggu tiga bulan atau lebih, maka mereka akan mendapatkan voucher service senilai Rp 3 juta,” celoteh Budhi Krisnanto, Kepala Cabang Astra Daihatsu Pudakpayung.

Program yang disebutkan pada atas berlaku buat pemesanan di semua Indonesia. Dan tentunya diharapkan memberikan rasa nyaman bagi para pemesan all-new Daihatsu Terios.

All-new Daihatsu Terios sendiri dikenalkan pada bulan November 2017 dan harga baru diumumkan dalam Januari 2018. Sebagai generasi kedua, mobil tersebut memang memiliki desain yang sama sekali baru dibandingkan generasi sebelumnya.

Mobil ini telah dilengkapi dengan mesin Dual VVT-i yang dianggap lebih irit BBM (bahan bakar minyak) & mudah perawatannya dibandingkan menggunakan mesin VVT-i Terios generasi pertama. Selain itu, Daihatsu juga sudah menyematkan Around View Monitor, Auto On Headlight, Start-stop Button dan Keyless Entry.

Keuntungan lain merupakan nama berdasarkan Terios terbilang sudah relatif dikenal masyrakat. Terlebih lagi, jumlah dealer Daihatsu yg sudah berada di semua wilayah Indonesia.

Di Semarang Daihatsu Xenia Didiskon Sampai Rp 25 juta


Daihatsu Xenia pada kota Semarang dijual menggunakan diskon mencapai Rp 25 juta.

Potongan harga tadi disampaikan sang galat satu energi penjual pada sebuah program Daihatsu di kota tersebut. Ia menyebutkan bahwa diskon tersebut berlaku buat semua tipe Daihatsu Xenia.

“Diskonnya Rp 25 juta buat seluruh tipe kendaraan Daihatsu Xenia,” ungkapnya. Meski terbilang akbar, tetapi Ia mengatakan bahwa diskon tadi merupakan bonus biasa dan bukan lantaran penjualan Daihatsu Xenia menurun. Menurutnya, penjualan Daihatsu Xenia terbilang masih mengagumkan meski sudah dipepet dengan mobil-kendaraan beroda empat Cina.

“Kalau penjualan sih masih mengagumkan. Hanya saja jikalau jumlahnya aku nir mampu sampaikan. Lagi jua cita rasanya sulit jika dibandingkan menggunakan Wuling Confero karena memang beda segmen. Wuling Confero mesinnya 1.500cc sementara Daihatsu Xenia hanya 1.300 cc,” tuturnya.

Daihatsu Xenia tipe R AT Sporty di Semarang dijual menggunakan harga Rp 221,950 juta. Dengan diskon tadi maka pelanggan cukup membayar Rp 196,950 juta bila pembelian dilakukan secara tunai. Sementara jika melakukan pembelian secara kredit, maka bonus tadi dapat mengurangi angsuran pertama.

Bila melakukan pembelian secara kredit, pelanggan bisa memilih beberapa paket tenor yang ditawarkan mulai menurut 36 bulan, 48 bulan & 60 bulan. Dengan pilihan ini maka pelanggan bisa menyesuaikan paket sinkron dengan kebutuhannya.

post

Terus Melaju Penjualan Daihatsu Terios dan Toyota Rush Kian Pesat

Penjualan Toyota Rush & Daihatsu Terios terus semakin tinggi. Adapun segmen Low Sport Utility Vehicle (SUV) diprediksi masih menopang penjualan anak bisnis Astra tadi.

Toyota membukukan penjualan pabrikan ke diler (wholesales) sebanyak 31.424 unit dan menguasai pangsa pasar sebesar 30,9% dalam Maret 2018. Kinerja penjualan Toyota bulan lalu tumbuh 13,6% dibandingkan dengan Februari 2018 sebanyak 27.665 unit.

Kenaikan terjadi di segmen-segmen yang sebagai tulang punggung penjualan seperti MPV, SUV, & hatchback. Sepanjang bulan lalu, SUV membukukan pertumbuhan tertinggi sebanyak 36%. Hal itu diantaranya berkat New Rush yg mencatatkan angka wholesales 5.027 unit menggunakan pertumbuhan sebesar 40,6%, & Fortuner sebesar 1.930 unit atau tumbuh 25,4%.

“Kebutuhan akan Toyota New Rush semakin positif dan buat menjaga supaya pelanggan tidak menunggu terlalu lama , suplainya ke pasar ditingkatkan sehingga di bulan Maret angkanya naik sebagai di atas lima.000 unit,” ujar Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Senin (16/4).

Secara total, istilah Henry, dalam tiga bulan ini wholesales Rush sudah mencapai angka 12.000 unit, artinya suplai ke diler homogen-rata mencapai 4.000 unit per bulan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan menggunakan suplai dalam 3 tahun terakhir yg rata-rata hanya sekitar 1.600 unit sampai 2.200 unit per bulan.

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager Toyota-Astra Motor, menambahkan tiap bulannya pesanannya Rush terus bertambah. Namun untuk peningkatan di atas 4.000 unit belum sanggup karena masih sangat tergantung menurut produksi pabrik Astra Daihatsu Motor (ADM). Adapun baik Rush dan Terios diproduksi dalam satu line produksi ADM.

“Customer menyukai model rush baru ini. Semoga berkelanjutan,” kata Fransiscus pada Kontan.Co.Id, Selasa (17/4).

Marketing and CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso perkirakan menjelang Lebaran tren penjualannya meningkat. Tapi peningkatannya masih belum bisa diprediksi, sebab Daihatsu masih mau melihat penjualan retail dalam April & Mei nanti.

“Untuk waktu ini penjualan wholesales juga retail sales masih pada atas 2.000 unit,” istilah Hendrayadi kepada Kontan.Co.Id, Selasa (17/4).

Daihatsu mencatat penjualan yang baik pada penjualan pada Maret 2018. Daihatsu berhasil mencatat penjualan ritel sebanyak 48.320 unit, naik 10% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara dalam sisi wholesales Daihatsu mencapai 51.607 unit, naik 4% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Secara generik, data penjualan per-model Daihatsu sepanjang 2018, didominasi sang lima kontributor primer yakni Astra Daihatsu Sigra, Daihatsu Xenia, Gran Max Pick Up (GM PU), Astra Daihatsu Ayla dan Daihatsu Terios.

Dalam hal retail sales, Sigra permanen tertinggi menggunakan perolehan 11.810 unit atau 24%, disusul Gran Max Pick Up (PU) pada urutan kedua sebanyak 10.144 unit (21%), & Xenia sebanyak 8.538 unit (18%). Selanjutnya, tidak mau kalah Terios menyusul dengan raihan 7.171 (15%), Ayla sebanyak 5.874 unit (12%), serta Gran Max Mini Bus (MB) 3.543 unit (7%). Daihatsu lainnya (Luxio, Sirion, Hi-Max & Copen) berkontribusi total sebanyak 1.240 unit (3%).

Pada sisi wholesales, Sigra berada pada urutan teratas menggunakan raihan 12.169 unit atau 24%, disusul dengan Gran Max Pick Up (PU) yang berkontribusi 12.005 unit (23%), & ketiga adalah Xenia sebanyak 8.617 unit (17%). Selanjutnya ada Daihatsu Ayla menyumbang 8.060 unit (16%), Daihatsu Terios 6.455 unit (13%), dan Gran Max (MB) dua.989 unit (6%). Untuk Daihatsu lainnya mencakup Daihatsu Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen berkontribusi sebanyak 1.312 unit (3%).

post

Inilah Gran Max Andalan Penjualan Daihatsu Yogya

Penjualan Daihatsu Gran Max Pick Up masih mendominasi di PT Astra Daihatsu Motor Yogyakarta pada awal 2018. Dari total penjualan bulanan, 20 persen masih milik mobil yang masuk dalam kategori komersil tadi.

Sales Supervisor PT Astra Daihatsu Motor Yogyakarta Kantor Cabang Magelang, Yohanes Ros Ario Adhinugroho mengungkapkan pada sebulan rata-rata pihaknya bisa menjual sebanyak 115 mobil berdasarkan banyak sekali jenis contoh. Sebanyak 25 pada antaranya adalah Gran Max Pick Up. Sedangkan contoh lainnya yang berkontribusi relatif akbar pada penjualan yakni Sigra & Xenia. “Sudah mulai berkejaran meskipun Grand Max masih leading. Penjualan Sigra kita kini lumayan bagus,” pungkasnya, Selasa 10 April 2018.


Rio menuturkan buat penjualan athun baru hal tadi adalah daur yang lumrah. Kategori kendaraan beroda empat komersil seperti Gran Max Pick Up memang menerangkan tren penjualan yang ajek. Tren tadi bakal berubah mendekati lebaran & tahun baru. Sebab pada saat-waktu tersebut bisa dipastikan penjulan mobil kategori passenger misalnya Sigra dan Xenia bakal semakin tinggi tajam.
Kalau hitungan per tahun tentu saja Gran Max Pick Up leading karena penjualannya stabil tiap bulan. Sedangkan passenger punya waktu-waktu tertentu buat meledak di pasaran,” imbuhnya.

post

Penjualan Naik 248 Persen Daihatsu Terios Laris Manis

Daihatsu mencatat retail sales dengan penjualan sebanyak 48.320 unit, naik 10% sepanjang triwulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yg sama pada tahun sebelumnya.Sementara pada sisi whole sales Daihatsu mencapai 51.607unit, naik 4% dibandingkan periode yg sama di tahun sebelumnya. Daihatsu Terios mengalami pertumbuhan signifikan sampai lebih berdasarkan duakali lipat.
Secara generik, data penjualan per-model Daihatsu sepanjang 2018, didominasi sang lima kontributor primer yakni Astra Daihatsu Sigra, Daihatsu Xenia, Gran Max Pick Up (GMPU), Astra Daihatsu Ayla dan Daihatsu Terios.

Dalam hal retail sales,Sigra permanen sebagai dengan perolehan 11.810 unit atau 24%, disusul Gran Max Pick Up (PU) dalam urutan kedua sebanyak 10.144 unit (21%), dan Xenia sebesar 8.538 unit (18%). Selanjutnya, tidak mau kalah Terios menyusul menggunakan raihan 7.171 (15%), Ayla sebesar lima.874 unit (12%), serta Gran Max Mini Bus (MB) 3.543 unit(7%). Daihatsu lainnya (Luxio, Sirion, Hi-Max & Copen) berkontribusi total sebanyak 1.240 unit (tiga%).

Pada sisi wholesales,Sigra berada pada urutan teratas menggunakan raihan 12.169 unit atau 24%, disusul menggunakan Gran Max Pick Up (PU) yang berkontribusi 12.005 unit (23%), dan ketiga merupakan Xenia sebanyak 8.617 unit (17%).Selanjutnya ada Daihatsu Ayla menyumbang 8.060 unit(16%), Daihatsu Terios 6.455 unit (13%), & Gran Max (MB) dua.989 unit (6%). Untuk Daihatsu lainnya meliputi Daihatsu Luxio, Sirion, Hi-Max & Copen berkontribusi sebesar 1.312 unit (tiga%).

Dibandingkan periode yang sama nomor retail sales Sigra mengalami kenaikan menurut 10.365 para triwulan pertama 2017 menjadi 11.810 dalam periode yg sama tahun ini. Gran Max PU jua naik menurut 9913 sebagai 10144. Xenia turun berdasarkan 8929 unit sebagai 8538. Penjualan Terior naik signifikan berdasarkan 2888 menjadi 7171 unit. Penjualan Ayla turun berdasarkan 6675 sebagai 5874 unit. Gran Max minibus naik berdasarkan 2902 menjadi 3543 unit. Sementara kombinasi Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen turun menurut 2388 sebagai 1240 unit

“Kami mengucapkanterimakasih ataskepercayaanmasyarakatdengan Daihatsu.Semoga pencapaianinidapat terus memotivasi untukdapat memberikanprodukmaupun pelayanan purnajual terbaik,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada kabar resminya.

post

Kabin Daihatsu All-New Terios Apa Kata Mereka

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sudah resmi perkenalkan low SUV generasi keduanya, All New Terios. Bukan hanya berubah dari sisi eksterior tapi juga merambat sampai bagian interiornya.

Setelah meluncur pada akhir November 2017 lalu, All-New Terios akhirnya keluar kandang. Pihak Daihatsu menggelar sesi test drive menjelajah Padang, Sumatera Barat dan ini jadi pengalaman pertama buat KompasOtomotif ikut merasakan sensasi penantang Honda BR-V ini.

Cerita perkenalan lebih dalam dengan Terios terbaru, diawali dengan duduk pada bangku pengemudi. Membuka pintu, kemudian masuk dan duduk, jok berlapis bahan fabric dengan desain yang diklaim mengalami pembaruan, tak terlalu mengesankan.

Terios bertransmisi matik varian tertinggi R Deluxe, jadi unit yang bakal dicoba bersama dengan tiga rekan dari media lain dalam satu mobil. Dari data spesifikasi, tipe ini memiliki semua kelengkapan fitur dibanding tipe lainnya.

Sementara bagian kemudi, hanya bisa disetel tinggi rendahnya (tilt steering), dan belum teleskopik. Menutup pintu mobil, suara yang dikeluarkan tak terdengar cempreng ala-ala mobil kaleng, terasa mantap, suasana kabin cukup kedap.

Paling tidak, tubuh tidak merasakan pegal dan sakit ketika mengendarai Terios dalam waktu yang lama, dengan jarak tempuh yang panjang. Kursi juga bisa disesuaikan sudut kemiringan (reclining) dan ketinggiannya, serta bisa digeser maju-mundur untuk disesuaikan dengan posisi ideal.

Ketika dikonfirmasi, pihak Daihatsu mengaku sudah meningkatkan kekedapan dengan menambah beberapa komponen. Bahkan ketika menyalakan mesin, suaranya mesin saat pertama kali di-starter tak mengganggu ruang kabin, terutama baris depan.

Selain steering switch atau tombol-tombol pengatur audio di setir yang sudah ada pada Terios generasi pertama varian R, Daihatsu menyematkan fitur Around View Monitor (AVM) alias kamera 360 derajat menemani Rear Parking Camera. Bisa dibilang, fitur ini yang paling mengesankan dari Terios baru, lainnya relatif biasa.

Pihak ADM melahirkan Terios generasi kedua ini melalui riset yang panjang. Dibandingkan dengan model sebelumnya, fitur-fitur baru yang sudah cukup populer “zaman now” sudah ditambahkan khususnya untuk kebutuhan pengemudi.

Jika sekiranya pengemudi merasa tidak perlu dibantu oleh fitur AVM, pihak Daihatsu sudah menyediakan tombol yang bisa digunakan untuk mengaktifkan dan mematikan fungsi fitur ini, posisinya menempel di dasbor belakang kemudi.

Namun memang, tak semua fitur tersebut ada di seluruh varian, di mana yang paling lengkap yaitu varian R Deluxe, atau unit yang digunakan untuk test drive media. Jadi kenalan pertama degan Terios generasi terbaru berjalan lancar, tanpa ada rasa “ilfeel” (ilang feeling), karena memang sejak awal tak berekspektasi tinggi.

Tak perlu repot lagi memutar kunci, menyalakan Terios baru hanya tinggal memencat tombol Engine Start-Stop saja. Pengemudi juga dimanja dengan teknologi Auto On Headlamp, di mana lampu akan menyala otomatis ketika kondisi gelap.

Fitur lainnya yang disematkan supaya tak merepotkan pengemudi dan demi keamanan, ada Speed Sensing Auto Door Lock, di mana sistem akan memastikan pintu terkunci secara otomatis ketika mobil berjalan.

sumber: kompas