Berhadiah Voucher Service Jika Inden Daihatsu Terios

Hal ini dilakukan terkait dengan saat indent all-new Daihatsu Terios kini sudah mencapai 3 bulan. Kondisi tersebut terbilang relatif lama sebagai akibatnya menciptakan ADM melakukan sebuah tindakan khusus agar pelanggan permanen setia menunggu mobil pesanannnya datang.

Salah satunya adalah memberikan voucher service buat pelanggan dengan waktu inden all-new Daihatsu Terios cukup lama . Dengan program ini dibutuhkan pelanggan nir akan berpindah ke APM lain.
“Jadi bagi pelanggan all-new Daihatsu Terios yg menunggu sampai satu bulan, maka Ia berhak buat menerima voucher service senilai Rp 1 juta. Sedangkan buat yang menunggu dua bulan, Ia berhak buat mendapatkan voucher service senilai Rp 2 juta. Sementara untuk yg menunggu tiga bulan atau lebih, maka mereka akan mendapatkan voucher service senilai Rp 3 juta,” celoteh Budhi Krisnanto, Kepala Cabang Astra Daihatsu Pudakpayung.

Program yang disebutkan pada atas berlaku buat pemesanan di semua Indonesia. Dan tentunya diharapkan memberikan rasa nyaman bagi para pemesan all-new Daihatsu Terios.

All-new Daihatsu Terios sendiri dikenalkan pada bulan November 2017 dan harga baru diumumkan dalam Januari 2018. Sebagai generasi kedua, mobil tersebut memang memiliki desain yang sama sekali baru dibandingkan generasi sebelumnya.

Mobil ini telah dilengkapi dengan mesin Dual VVT-i yang dianggap lebih irit BBM (bahan bakar minyak) & mudah perawatannya dibandingkan menggunakan mesin VVT-i Terios generasi pertama. Selain itu, Daihatsu juga sudah menyematkan Around View Monitor, Auto On Headlight, Start-stop Button dan Keyless Entry.

Keuntungan lain merupakan nama berdasarkan Terios terbilang sudah relatif dikenal masyrakat. Terlebih lagi, jumlah dealer Daihatsu yg sudah berada di semua wilayah Indonesia.

post

Terus Melaju Penjualan Daihatsu Terios dan Toyota Rush Kian Pesat

Penjualan Toyota Rush & Daihatsu Terios terus semakin tinggi. Adapun segmen Low Sport Utility Vehicle (SUV) diprediksi masih menopang penjualan anak bisnis Astra tadi.

Toyota membukukan penjualan pabrikan ke diler (wholesales) sebanyak 31.424 unit dan menguasai pangsa pasar sebesar 30,9% dalam Maret 2018. Kinerja penjualan Toyota bulan lalu tumbuh 13,6% dibandingkan dengan Februari 2018 sebanyak 27.665 unit.

Kenaikan terjadi di segmen-segmen yang sebagai tulang punggung penjualan seperti MPV, SUV, & hatchback. Sepanjang bulan lalu, SUV membukukan pertumbuhan tertinggi sebanyak 36%. Hal itu diantaranya berkat New Rush yg mencatatkan angka wholesales 5.027 unit menggunakan pertumbuhan sebesar 40,6%, & Fortuner sebesar 1.930 unit atau tumbuh 25,4%.

“Kebutuhan akan Toyota New Rush semakin positif dan buat menjaga supaya pelanggan tidak menunggu terlalu lama , suplainya ke pasar ditingkatkan sehingga di bulan Maret angkanya naik sebagai di atas lima.000 unit,” ujar Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Senin (16/4).

Secara total, istilah Henry, dalam tiga bulan ini wholesales Rush sudah mencapai angka 12.000 unit, artinya suplai ke diler homogen-rata mencapai 4.000 unit per bulan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan menggunakan suplai dalam 3 tahun terakhir yg rata-rata hanya sekitar 1.600 unit sampai 2.200 unit per bulan.

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager Toyota-Astra Motor, menambahkan tiap bulannya pesanannya Rush terus bertambah. Namun untuk peningkatan di atas 4.000 unit belum sanggup karena masih sangat tergantung menurut produksi pabrik Astra Daihatsu Motor (ADM). Adapun baik Rush dan Terios diproduksi dalam satu line produksi ADM.

“Customer menyukai model rush baru ini. Semoga berkelanjutan,” kata Fransiscus pada Kontan.Co.Id, Selasa (17/4).

Marketing and CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso perkirakan menjelang Lebaran tren penjualannya meningkat. Tapi peningkatannya masih belum bisa diprediksi, sebab Daihatsu masih mau melihat penjualan retail dalam April & Mei nanti.

“Untuk waktu ini penjualan wholesales juga retail sales masih pada atas 2.000 unit,” istilah Hendrayadi kepada Kontan.Co.Id, Selasa (17/4).

Daihatsu mencatat penjualan yang baik pada penjualan pada Maret 2018. Daihatsu berhasil mencatat penjualan ritel sebanyak 48.320 unit, naik 10% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara dalam sisi wholesales Daihatsu mencapai 51.607 unit, naik 4% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Secara generik, data penjualan per-model Daihatsu sepanjang 2018, didominasi sang lima kontributor primer yakni Astra Daihatsu Sigra, Daihatsu Xenia, Gran Max Pick Up (GM PU), Astra Daihatsu Ayla dan Daihatsu Terios.

Dalam hal retail sales, Sigra permanen tertinggi menggunakan perolehan 11.810 unit atau 24%, disusul Gran Max Pick Up (PU) pada urutan kedua sebanyak 10.144 unit (21%), & Xenia sebanyak 8.538 unit (18%). Selanjutnya, tidak mau kalah Terios menyusul dengan raihan 7.171 (15%), Ayla sebanyak 5.874 unit (12%), serta Gran Max Mini Bus (MB) 3.543 unit (7%). Daihatsu lainnya (Luxio, Sirion, Hi-Max & Copen) berkontribusi total sebanyak 1.240 unit (3%).

Pada sisi wholesales, Sigra berada pada urutan teratas menggunakan raihan 12.169 unit atau 24%, disusul dengan Gran Max Pick Up (PU) yang berkontribusi 12.005 unit (23%), & ketiga adalah Xenia sebanyak 8.617 unit (17%). Selanjutnya ada Daihatsu Ayla menyumbang 8.060 unit (16%), Daihatsu Terios 6.455 unit (13%), dan Gran Max (MB) dua.989 unit (6%). Untuk Daihatsu lainnya mencakup Daihatsu Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen berkontribusi sebanyak 1.312 unit (3%).

post

Jadi Ban Resmi Toyota Rush Dan Daihatsu Terios Perkenalkan Bridgestone Alenza

 

Bridgestone Indonesia mengumumkan ban keluaran modern, Bridgestone Alenza 001A sebagai ban original equipment mobil SUV Toyota Rush dan Daihatsu Terios.

“Semakin meningkatnya populasi dan tipe kendaraan beroda empat SUV pada Indonesia, menciptakan kami meluncurkan ban Bridgestone Alenza pada pasar mobil Indonesia dari tahun lalu,” ujar Sales & Marketing Director PT Bridgestone Tire Indonesia, Yuichi Asaoka.

Dia mengatakan, buat memenuhi & mendukung performa mengendarai kendaraan Toyota Rush & Daihatsu Terios, ban tersebut dikembangkan dengan memakai teknologi ban terkini & berstandar internasional.

 

“Produk ini adalah produk ban premium yg didesain khusus buat memenuhi kebutuhan mobil-mobil SUV yg semakin banyak peminatnya di Indoneia, termasuk Toyota Rush & Daihatsu Terios,” jelasnya.

Perlu diketahui, kelebihan dari ban ini mempunyai performa yg sanggup diandalkan pada aneka macam macam syarat jalan serta jangka pakai nisbi lebih panjang. Kompon baru pada ban dan desain pola telapak yang khas mencegah keausan yg tidak biasa dengan mengurangi konvoi telapak ban mengakibatkan ban Alenza 001A memiliki usia pakai 11 persen lebih usang dibandingkan ban SUV Bridgestone sebelumnya.

Selain nyaman dan berumur panjang, ban Alenza terkini juga dirancang untuk memberikan respons kemudi yg instan, stabil pada jalan yang lurus baik kondisi kering juga waktu hujan. Hal tersebut dikarenakan teknologi Multi-Round Block (MRB) yang jua menaikkan cengkraman waktu pengereman.

post

Penjualan Naik 248 Persen Daihatsu Terios Laris Manis

Daihatsu mencatat retail sales dengan penjualan sebanyak 48.320 unit, naik 10% sepanjang triwulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yg sama pada tahun sebelumnya.Sementara pada sisi whole sales Daihatsu mencapai 51.607unit, naik 4% dibandingkan periode yg sama di tahun sebelumnya. Daihatsu Terios mengalami pertumbuhan signifikan sampai lebih berdasarkan duakali lipat.
Secara generik, data penjualan per-model Daihatsu sepanjang 2018, didominasi sang lima kontributor primer yakni Astra Daihatsu Sigra, Daihatsu Xenia, Gran Max Pick Up (GMPU), Astra Daihatsu Ayla dan Daihatsu Terios.

Dalam hal retail sales,Sigra permanen sebagai dengan perolehan 11.810 unit atau 24%, disusul Gran Max Pick Up (PU) dalam urutan kedua sebanyak 10.144 unit (21%), dan Xenia sebesar 8.538 unit (18%). Selanjutnya, tidak mau kalah Terios menyusul menggunakan raihan 7.171 (15%), Ayla sebesar lima.874 unit (12%), serta Gran Max Mini Bus (MB) 3.543 unit(7%). Daihatsu lainnya (Luxio, Sirion, Hi-Max & Copen) berkontribusi total sebanyak 1.240 unit (tiga%).

Pada sisi wholesales,Sigra berada pada urutan teratas menggunakan raihan 12.169 unit atau 24%, disusul menggunakan Gran Max Pick Up (PU) yang berkontribusi 12.005 unit (23%), dan ketiga merupakan Xenia sebanyak 8.617 unit (17%).Selanjutnya ada Daihatsu Ayla menyumbang 8.060 unit(16%), Daihatsu Terios 6.455 unit (13%), & Gran Max (MB) dua.989 unit (6%). Untuk Daihatsu lainnya meliputi Daihatsu Luxio, Sirion, Hi-Max & Copen berkontribusi sebesar 1.312 unit (tiga%).

Dibandingkan periode yang sama nomor retail sales Sigra mengalami kenaikan menurut 10.365 para triwulan pertama 2017 menjadi 11.810 dalam periode yg sama tahun ini. Gran Max PU jua naik menurut 9913 sebagai 10144. Xenia turun berdasarkan 8929 unit sebagai 8538. Penjualan Terior naik signifikan berdasarkan 2888 menjadi 7171 unit. Penjualan Ayla turun berdasarkan 6675 sebagai 5874 unit. Gran Max minibus naik berdasarkan 2902 menjadi 3543 unit. Sementara kombinasi Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen turun menurut 2388 sebagai 1240 unit

“Kami mengucapkanterimakasih ataskepercayaanmasyarakatdengan Daihatsu.Semoga pencapaianinidapat terus memotivasi untukdapat memberikanprodukmaupun pelayanan purnajual terbaik,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada kabar resminya.